Massa Geruduk PT Pertamina, APM Tuntut Prioritas Tenaga Kerja Lokal


PRABUMULIH, PUBLIKZONE— Datang dengan membawa tuntutan prioritas tenaga kerja lokal. LSM Aliansi Prabumulih Menggugat (APM) unjuk rasa di depan kantor PT. Pertamina, Selasa (21/4/2026) dengan massa berkisar 350an. 

Sejak pukul 09.30 WIB, massa mulai memadati lokasi. Spanduk terbentang, suara orasi bersahut-sahutan. Beberapa perwakilan aksi secara bergantian menyampaikan tuntutan, menyoroti minimnya keterlibatan tenaga kerja lokal dalam aktivitas perusahaan.

“Kami hanya ingin masyarakat Prabumulih diberi ruang bekerja di daerahnya sendiri. Kami muak selama ini jadi penonton di negeri sendiri. Beri kami tempat, kami juga punya kemampuan untuk berkontribusi membangun negeri” ujar salah satu orator dari atas mobil komando.

Aksi sempat memanas saat massa mencoba mendekat ke area pintu masuk. Aksi saling dorong antara massa dan petugas sempat terjadi. Namun, situasi cepat kembali terkendali setelah dilakukan pendekatan persuasif oleh aparat kepolisian Polres Prabumulih di lapangan.

Di sisi lain, aktivitas lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman sempat tersendat. Kendaraan yang melintas harus melambat, bahkan beberapa dialihkan untuk mengurai kepadatan di sekitar lokasi aksi.

Usai menyampaikan orasi, Perwakilan massa kemudian diterima untuk menyampaikan aspirasi. Pihak perusahaan melalui PT PDSI menyatakan akan menampung tuntutan tersebut dan meneruskannya ke pimpinan pusat.

Sekitar pukul 10.00 WIB, aksi berangsur membubar. Massa meninggalkan lokasi secara tertib setelah menyampaikan tuntutan mereka.

Pengamanan dari aparat kepolisian tampak berjaga di sejumlah titik selama aksi berlangsung, memastikan kegiatan berjalan tanpa bentrokan.

Meski berlangsung singkat, aksi ini menjadi penegas bahwa isu tenaga kerja lokal masih menjadi perhatian serius di tengah masyarakat Prabumulih. (Dk)

Posting Komentar

0 Komentar