PRABUMULIH – Kepolisian Resor (Polres) Prabumulih terus
memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan
(Karhutla), terutama di tengah kondisi cuaca yang berpotensi meningkatkan
risiko terjadinya kebakaran. Upaya tersebut dilakukan melalui pengecekan
langsung Posko Penanggulangan Karhutla di sejumlah titik wilayah Kota
Prabumulih.
Pada Senin, 24 Agustus 2026, Kapolres Prabumulih AKBP
Gunarto, S.I.K., M.H., M.Tr.Mil., bersama jajaran melakukan pengecekan Posko
Penanggulangan Karhutla di Posko Taman Murni. Kegiatan tersebut dimulai sekitar
pukul 14.00 WIB sebagai bagian dari langkah antisipasi terhadap potensi
Karhutla dan dampak El Nino.
Pengecekan kemudian dilanjutkan ke Posko Deliom pada pukul
15.30 WIB. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan seluruh unsur yang terlibat
dalam penanggulangan Karhutla memiliki kesiapan yang optimal, baik dari sisi
personel maupun sarana dan prasarana pendukung.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Waka Polres Prabumulih
Kompol Idham Haris Sugiono, S.E., M.M., Kabag Ops Polres Prabumulih Kompol
Harmianto, Kasat Lantas Polres Prabumulih AKP Marlina, Kasat Intelkam Polres
Prabumulih IPTU Kiki HK, S.Sos., Kapolsek Cambai IPTU Haryoni Amin, S.H.,
Kapolsek Prabumulih Timur IPTU Ulta Deanto, S.H., serta Kepala BPBD Kota
Prabumulih Sriyono.
Selain itu, pengecekan juga melibatkan personel Polsek
Cambai, personel Polsek Prabumulih Timur, serta anggota Badan Penanggulangan
Bencana Daerah (BPBD) Kota Prabumulih. Keterlibatan lintas instansi tersebut
menjadi bagian penting dalam membangun sinergi dan mempercepat penanganan
apabila sewaktu-waktu terjadi Karhutla.
Dalam pengecekan tersebut, Kapolres Prabumulih bersama
jajaran memeriksa kondisi sarana dan prasarana yang tersedia di masing-masing
posko. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan berbagai peralatan pendukung
penanggulangan Karhutla berada dalam kondisi siap digunakan ketika dibutuhkan.
Selain sarana dan prasarana, kesiapan personel juga menjadi
perhatian utama. Kapolres memastikan personel yang tergabung dalam
penanggulangan Karhutla memahami tugas dan tanggung jawabnya serta siap
bergerak secara cepat apabila ditemukan titik api maupun potensi kebakaran di
wilayah Kota Prabumulih.
Kapolres Prabumulih AKBP Gunarto, S.I.K., M.H., M.Tr.Mil.,
menegaskan bahwa pengecekan posko merupakan langkah preventif untuk memastikan
seluruh unsur penanggulangan Karhutla benar-benar siap menghadapi kemungkinan
terjadinya kebakaran.
“Kita ingin memastikan personel, sarana dan prasarana di
setiap posko benar-benar siap. Penanggulangan Karhutla bukan hanya dilakukan
ketika api sudah membesar, tetapi yang paling utama adalah bagaimana kita
melakukan pencegahan dan deteksi dini agar kebakaran dapat dicegah sejak awal,”
ujar AKBP Gunarto.
Menurut Kapolres, sinergi antara Polri, BPBD dan seluruh
unsur terkait sangat diperlukan dalam menghadapi potensi Karhutla.
Kesiapsiagaan bersama diharapkan dapat mempercepat respons apabila terjadi
kebakaran sekaligus meminimalkan dampak terhadap masyarakat dan lingkungan.
“Kami juga mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama
menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan. Apabila
menemukan adanya potensi kebakaran, segera laporkan kepada petugas agar dapat
ditangani sedini mungkin,” tambahnya.
Pengecekan posko tersebut sekaligus menjadi bentuk komitmen
Polres Prabumulih dalam mendukung upaya pemerintah daerah melakukan pencegahan
dan penanggulangan Karhutla. Langkah tersebut diharapkan dapat menciptakan
sistem penanganan yang cepat, terkoordinasi dan efektif di lapangan.
Kegiatan pengecekan Posko Penanggulangan Karhutla di Posko
Taman Murni dan Posko Deliom selesai sekitar pukul 16.35 WIB. Selama kegiatan
berlangsung, situasi berjalan aman, lancar, kondusif dan terkendali.
Polres Prabumulih mengajak seluruh masyarakat untuk
meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, tidak membuka lahan dengan cara
membakar serta segera memberikan informasi kepada petugas apabila menemukan
titik api. Pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama demi menjaga
keselamatan masyarakat, kelestarian lingkungan dan kualitas udara di Kota
Prabumulih.





0 Komentar