MUARA ENIM-- Semangat kemerdekaan sekaligus upaya menjaga warisan budaya bangsa mewarnai perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia di Kabupaten Muara Enim. Pemerintah Kabupaten Muara Enim melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) menggelar berbagai perlombaan tradisional di Plaza GOR Pancasila Muara Enim, Rabu (12/8/2026).
Kegiatan berlangsung meriah dengan melibatkan peserta dari berbagai perangkat daerah, instansi vertikal hingga kalangan pelajar. Beragam permainan yang selama ini lekat dengan kehidupan masyarakat kembali dimainkan, menghadirkan suasana penuh keceriaan dan kebersamaan.
Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Kabupaten Muara Enim, Ulil Amri, S.P., M.M. Turut hadir Wakil Kapolres Muara Enim Kompol Toni Arman, S.H., serta sejumlah pejabat dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Ulil Amri mengatakan perlombaan tradisional tidak hanya menjadi bagian dari kemeriahan peringatan HUT Kemerdekaan RI. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi salah satu langkah untuk menjaga keberadaan permainan tradisional agar tetap dikenal oleh generasi muda.
Menurutnya, perkembangan teknologi dan arus globalisasi membuat anak-anak semakin akrab dengan permainan berbasis digital. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri dalam mempertahankan permainan tradisional yang merupakan bagian dari kekayaan budaya Indonesia.
“Perlombaan ini bukan hanya untuk memeriahkan HUT ke-81 RI, tetapi juga menjadi sarana untuk mengenalkan dan melestarikan kembali permainan tradisional yang merupakan bagian dari kekayaan budaya bangsa,” ujar Ulil.
Sejumlah permainan tradisional seperti tarik tambang, gobak sodor, enggrang, bakiak dan lari balok menjadi bagian dari perlombaan. Selain menghibur, permainan tersebut juga menuntut kekompakan, strategi, keseimbangan dan kerja sama antarpeserta.
Ulil berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sehingga permainan tradisional tidak hilang ditelan zaman. Ia juga mengajak para peserta untuk menikmati perlombaan sebagai ajang bernostalgia sekaligus mempererat hubungan antarpeserta.
“Melalui kegiatan ini, kita berharap permainan tradisional tetap hidup dan dapat diwariskan kepada generasi berikutnya. Mari kita jadikan momentum ini sebagai sarana memperkuat kebersamaan sekaligus melestarikan budaya,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dispora Kabupaten Muara Enim, Ardian Arifanardi, A.P., M.Si., menjelaskan bahwa perlombaan tradisional tersebut berlangsung selama dua hari, yakni 12 hingga 13 Agustus 2026.
Menurut Ardian, kegiatan ini juga memiliki agenda yang lebih luas. Selain menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, perlombaan tersebut menjadi bagian dari persiapan Kabupaten Muara Enim menghadapi agenda olahraga masyarakat tingkat provinsi.
Kabupaten Muara Enim dijadwalkan menjadi tuan rumah Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (Forprov) II Sumatera Selatan yang akan digelar pada November 2026, bertepatan dengan rangkaian peringatan HUT ke-80 Kabupaten Muara Enim.
“Selain dalam rangka menyemarakkan HUT Kemerdekaan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari persiapan kita sebagai tuan rumah Forprov II Sumatera Selatan yang akan dilaksanakan November mendatang,” jelas Ardian.
Dengan perpaduan semangat kemerdekaan, olahraga masyarakat dan pelestarian budaya, perlombaan tradisional tersebut diharapkan mampu menjadi ruang bagi masyarakat untuk kembali mengenal permainan warisan leluhur sekaligus memperkuat kebersamaan di Bumi Serasan Sekundang.





0 Komentar