Sinergi Atasi Antrean BBM, Wawako Prabumulih Hadiri Rakor Tingkat Provinsi

PRABUMULIH,PUBLIKZONE- Pemerintah Kota Prabumulih terus memperkuat koordinasi dalam upaya mengatasi antrean Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Komitmen tersebut ditunjukkan melalui keikutsertaan Wakil Wali Kota Prabumulih, Franky Nasril, S.Kom., M.M., dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penyelesaian Permasalahan Antrean Pengisian BBM Bersubsidi yang dipimpin Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, secara virtual, Selasa (7/7/2026). 

Rakor yang berlangsung di Ruang Video Conference Wali Kota Prabumulih itu diselenggarakan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan sebagai forum untuk menyamakan langkah antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, aparat penegak hukum, PT Pertamina, serta seluruh pemangku kepentingan dalam menciptakan sistem distribusi BBM bersubsidi yang lebih tertib dan tepat sasaran.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Prabumulih atau yang mewakili, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Prabumulih, serta seluruh camat se-Kota Prabumulih. 

Dalam arahannya, Gubernur Herman Deru menegaskan bahwa persoalan antrean BBM bersubsidi harus menjadi perhatian bersama. Menurutnya, sinergi antarlembaga sangat diperlukan agar distribusi BBM dapat berjalan lancar, sesuai ketentuan, serta benar-benar dinikmati oleh masyarakat yang berhak. 

Selain itu, pemerintah daerah diminta untuk terus melakukan pemantauan dan pengawasan di lapangan, termasuk berkoordinasi dengan pihak terkait apabila ditemukan kendala yang berpotensi menghambat pelayanan di SPBU. 

Wakil Wali Kota Prabumulih Franky Nasril menegaskan kesiapan Pemerintah Kota Prabumulih dalam mendukung kebijakan pemerintah provinsi untuk menciptakan distribusi BBM bersubsidi yang lebih baik.

“Pemerintah Kota Prabumulih siap bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, PT Pertamina, aparat penegak hukum, dan seluruh pihak terkait agar penyaluran BBM bersubsidi berjalan lebih tertib, tepat sasaran, dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Kami juga akan terus melakukan pengawasan di lapangan sehingga berbagai kendala yang muncul dapat segera ditindaklanjuti,” ujar Franky. 

Ia berharap hasil rakor tersebut dapat melahirkan langkah-langkah strategis yang diterapkan secara menyeluruh di seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Selatan, termasuk Prabumulih. Dengan demikian, distribusi BBM bersubsidi dapat berlangsung lebih efektif, antrean di SPBU dapat diminimalisasi, dan kenyamanan masyarakat dalam memperoleh BBM bersubsidi semakin meningkat. (rin/dk)

Posting Komentar

0 Komentar