Wali Kota Prabumulih Gunakan Dana Pribadi Bersihkan Tumpukan Sampah 10 Tahun di Perbatasan Pangkul–Kemang

PRABUMULIH,PUBLIKZONE- Tumpukan sampah yang selama kurang lebih 10 tahun menumpuk di perbatasan Desa Pangkul dan Desa Kemang akhirnya berhasil dibersihkan. Pembersihan tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Desa Pangkul, Zakaria Yadi, SH., M.M., yang menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Prabumulih, H. Arlan, karena kegiatan itu dilakukan menggunakan dana pribadi.

Zakaria Yadi mengatakan, sampah yang selama ini menumpuk bukan berasal dari masyarakat Desa Pangkul, melainkan merupakan sampah kiriman dari wilayah hulu Kota Prabumulih yang terbawa arus saat musim hujan dan berhenti di kawasan perbatasan Pangkul–Kemang. 

“Kami pribadi dan mewakili masyarakat Desa Pangkul mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Wali Kota Prabumulih H. Arlan atas kepeduliannya membersihkan tumpukan sampah yang sudah bertahun-tahun mengganggu masyarakat,” ujar Zakaria, Senin (6/7/2026).

Menurutnya, keberadaan sampah yang menumpuk di aliran Sungai Kelekar selama ini menjadi salah satu penyebab terhambatnya aliran air sehingga memicu banjir di kawasan sepanjang Batang Hari Kelekar ketika musim hujan. 

"Insya Allah setelah dibersihkan, aliran air akan kembali lancar sehingga dapat mengurangi potensi banjir yang selama ini terjadi di wilayah pinggiran Batang Hari Kelekar," katanya. 

Meski demikian, Zakaria berharap Pemerintah Kota Prabumulih dapat menjadikan pembersihan sampah di lokasi tersebut sebagai agenda rutin setiap tahun. Pasalnya, saat musim hujan, sampah dari wilayah hulu diperkirakan akan terus terbawa arus dan kembali menumpuk di titik tersebut. 

Selain itu, ia juga mengusulkan pembangunan tanggul atau penahan sampah di kawasan perbatasan agar sampah lebih mudah dikendalikan dan proses pembersihan menjadi lebih efektif.

“Harapan kami ke depan ada tanggul khusus untuk menahan sampah kiriman dari hulu. Dengan begitu, sampah lebih mudah diangkat dan tidak lagi menyumbat aliran Sungai Kelekar yang berdampak pada banjir,” pungkasnya. (rin/dk)


Posting Komentar

0 Komentar