Prabumulih - Polres Prabumulih menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Musi 2026 pada Senin pagi, 2 Februari 2026, sekira pukul 08.30 WIB. Kegiatan tersebut berlangsung di Halaman Mapolres Prabumulih dan dipimpin langsung oleh Wakapolres Prabumulih KOMPOL Chindy Helyadi, S.I.K., M.H. selaku pimpinan apel.
Apel gelar pasukan ini dilaksanakan sebagai bentuk kesiapan Polres Prabumulih beserta instansi terkait dalam rangka mendukung pelaksanaan Operasi Keselamatan Musi 2026, yang bertujuan menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah hukum Polres Prabumulih menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabag Ops Polres Prabumulih KOMPOL Harmianto, S.H., M.H., M.Si, Dansubdenpom II/4-1 Prabumulih Kapten CPM Cosmo, perwakilan Kodim 0404/Muara Enim, Danramil 404-II Kota Prabumulih, Dinas Perhubungan Kota Prabumulih, PJ Jasa Raharja, para Pejabat Utama Polres Prabumulih, serta para Kapolsek jajaran.
Selain itu, apel juga diikuti oleh kekuatan pasukan gabungan yang terdiri dari 1 Regu Dansubdenpom, 1 Regu Koramil, 1 Pleton Satpol PP, dan 1 Pleton Dishub, yang menunjukkan sinergitas lintas sektoral dalam mendukung keberhasilan operasi kepolisian di bidang lalu lintas.
Dalam amanatnya, Wakapolres Prabumulih KOMPOL Chindy Helyadi menyampaikan hasil evaluasi pelaksanaan tugas lalu lintas tahun 2024 dibandingkan dengan tahun 2025. Berdasarkan data tersebut, angka kecelakaan lalu lintas mengalami kenaikan signifikan, dari 30 kasus pada tahun 2024 menjadi 87 kasus pada tahun 2025 atau meningkat sebesar 190 persen.
Selain itu, jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas juga mengalami peningkatan, dari 8 orang menjadi 17 orang atau naik sebesar 113 persen. Untuk korban luka berat tercatat meningkat drastis dari 3 orang menjadi 28 orang atau naik 833 persen, sedangkan korban luka ringan meningkat dari 38 orang menjadi 83 orang atau naik 118 persen.
Wakapolres juga menjelaskan bahwa jumlah pelanggaran lalu lintas secara keseluruhan mengalami kenaikan sebesar 72 persen. Namun demikian, terdapat tren positif di mana penindakan tilang menurun, sementara peneguran terhadap pelanggar meningkat, sebagai bentuk pendekatan humanis dalam penegakan hukum lalu lintas.
Lebih lanjut, disampaikan bahwa Operasi Keselamatan Musi 2026 mengusung tema “Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman dan Selamat Menjelang Pelaksanaan Operasi Ketupat 2026”. Operasi ini diharapkan mampu meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas serta menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di jalan raya.
Adapun tujuan utama dari operasi ini antara lain meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, meminimalisasi pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, menurunnya tingkat fatalitas korban kecelakaan, serta meningkatnya peran aktif masyarakat sebagai pelopor keselamatan berlalu lintas. Selain itu, operasi ini juga diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri melalui pembentukan opini positif dan citra tertib berlalu lintas di masyarakat maupun media sosial.
Sekira pukul 09.00 WIB, kegiatan Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Musi 2026 Polres Prabumulih selesai dilaksanakan. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, kondusif, dan terkendali, sebagai wujud kesiapan Polres Prabumulih dan stakeholder terkait dalam menciptakan keselamatan berlalu lintas bagi masyarakat.





0 Komentar